Proxemics Podcast cover art

Proxemics Podcast

Proxemics Podcast

Written by: White Wood Pod
Listen for free

Proxemics Podcast: Bedah Strategi Komunikasi, Public Relations & Isu Terkini.

Mengupas tuntas dunia Strategic Communication, Public Relations, dan Media Analysis. Kami membedah the art of influencing di balik berita viral, krisis korporasi, hingga dinamika politik dan bisnis di Indonesia. Bukan sekadar teori, setiap episode adalah studi kasus nyata tentang bagaimana pesan dirancang, reputasi dibangun, dan persepsi publik dikendalikan.

🔍 Topik Utama:
✅ Analisis Kasus Viral & Manajemen Krisis
✅ Strategi PR & Corporate Comm
✅ Psikologi Audiens & Media Trend
✅ Marketing, Branding & Reputation

🚀 Wajib dengar buat: Praktisi PR, Marketers, Entrepreneur, Mahasiswa, & siapa saja yang ingin paham "permainan" di balik layar media. Kami juga membahas leadership skills, personal branding, dan tips karier untuk profesional yang ingin upgrade kemampuan komunikasi.

Produced by White Wood Pod.

👇 Connect with us:
YouTube: @proxemicspodcast

Instagram: @proxemics.podcast

Business Inquiries: contact@proxemicspodcast.com

© 2026 Proxemics Podcast
Economics Leadership Management & Leadership Marketing Marketing & Sales Politics & Government
Episodes
  • Blunder PR Taksi EV, Fenomena 'Viral Justice', & Pesan Tersembunyi Film Joko Anwar | 031
    May 14 2026

    Di episode kali ini, kita membedah berbagai isu panas dari kacamata Public Relations (PR) dan tata kelola krisis. Mulai dari tabrakan taksi EV yang memicu perdebatan komunikasi brand, hingga skandal proyek fiktif kementerian yang merugikan industri Event Organizer (EO) ratusan miliar rupiah! Jangan lewatkan juga diskusi mendalam tentang inkonsistensi kebijakan insentif kendaraan listrik dan fenomena meresahkan di mana publik harus viral dulu di podcast untuk mendapat keadilan.

    Dengarkan terus untuk mendapatkan wawasan tajam seputar strategi komunikasi dan public affairs! Jangan lupa Subscribe dan Like untuk mendukung diskusi kami. 🎧 Dengarkan juga di Spotify:https://open.spotify.com/show/5hj7EcLAUfoS5hvuBVhaaf?si=6b4a45bde6ea45b3

    🎙️ Executive Summary (TL;DR)

    Episode Proxemics Podcast ini menyoroti analisis krisis komunikasi pada kasus kecelakaan taksi listrik (EV) di mana pernyataan resmi brand dinilai kurang empatis. Diskusi berlanjut pada polemik insentif EV, mempertanyakan apakah kebijakan ini stimulus industri atau sekadar subsidi bagi masyarakat menengah ke atas. Kami juga membedah kelemahan tata kelola pengawasan dalam kasus SPK fiktif oknum Kemenperin yang merugikan vendor EO hingga Rp124,8 miliar, ancaman krisis kepercayaan perbankan, serta pesan kritik sosial dalam film terbaru Joko Anwar.

    💡 Key Takeaways

    • Krisis Komunikasi Taksi EV: Standby statement perusahaan dinilai terburu-buru dan murni digerakkan oleh motif legal, mengabaikan unsur empati yang krusial dalam dunia PR.
    • Inkonsistensi Kebijakan Mobil Listrik: Perdebatan mengenai pencabutan insentif pajak EV yang digeser ke daerah (Opsen) menunjukkan volatilitas iklim investasi di Indonesia yang bisa membuat investor asing ragu.
    • Tragedi Vendor & Proyek Fiktif: Penyalahgunaan jabatan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menyoroti lemahnya sistem pengawasan proyek pemerintah, berujung pada kerugian masif bagi agensi.
    • Fenomena 'No Viral, No Justice': Kasus penipuan nasabah bank Rp28 miliar membuktikan rapuhnya sistem check and balance, di mana keadilan seringkali baru ditegakkan setelah dibahas di podcast besar.

    ❓ Q&A Strategis

    Apa yang salah dari komunikasi krisis brand taksi EV pasca kecelakaan? Pernyataan awal mereka dinilai hanya fokus pada perlindungan hukum dan factual update untuk meredam spekulasi, namun gagal menunjukkan empati dan simpati mendalam terhadap situasi korban.

    Mengapa kasus SPK fiktif di Kemenperin bisa terjadi dan sangat merugikan EO? Oknum pejabat memanfaatkan wewenangnya untuk membuat proyek tanpa dasar anggaran. EO yang percaya pada relasi atau proses formalitas terjebak mengeluarkan modal sendiri (menalangi) untuk acara yang secara resmi tidak terdaftar.

    Bagaimana tanggapan terkait kebijakan pajak EV saat ini? Terdapat dua pandangan: insentif EV krusial untuk menarik investasi asing (FDI), namun di sisi lain bisa dianggap tidak adil atau menjadi subsidi kelas menengah atas jika diterapkan tanpa batasan/kuota yang jelas.

    ⏱️ Timestamps

    00:00 - Highlight & Pengantar Episode 01:42 - Kecelakaan Taksi EV: Analisis Statement Krisis & Empati 16:25 - Polemik Insentif EV: Stimulus Industri vs Subsidi Orang Kaya? 32:37 - Kasus SPK Fiktif Kemenperin 124 Miliar & Nasib Agensi 49:32 - Kasus Penipuan Bank & Bahaya Era "Viral Justice" 55:34 - Pesan Terselubung & Kritik Sosial di Film Joko Anwar 01:01:52 - Lelang Spektrum 700 MHz: Infrastruktur Penting untuk Era AI

    ℹ️ Tentang Proxemics Podcast

    Proxemics Podcast adalah wadah diskusi mendalam yang membedah isu-isu hangat di Indonesia—mulai dari kebijakan publik, geopolitik, hingga tren

    Proxemics Podcast is produced by White Wood Pod.

    Show More Show Less
    1 hr and 2 mins
  • Dari SEO ke GEO: Evolusi Digital Marketing Beauty Brand Bersama Boss Paragon | 030
    May 7 2026

    Industri kecantikan Indonesia memiliki 7.500 brand yang bersaing ketat. Bagaimana Paragon Corp dengan 16 brand-nya seperti Wardah dan Emina memenangkan persaingan menggunakan AI dan Generative Engine Optimization (GEO)? Tonton episode ini sampai habis untuk mengetahui rahasia dapurnya, dan jangan lupa untuk Subscribe serta tinggalkan Like Anda!

    🎙️ Executive Summary (TL;DR)

    Episode podcast Proxemics kali ini menghadirkan Tessi Fathia Adam, Senior Group Head Global Technology Business Accelerator di Paragon Corp. Diskusi strategis ini membedah transformasi digital dalam ekosistem beauty brand, mencakup peluncuran Wardah GPT, transisi dari SEO konvensional ke GEO, serta penerapan prinsip Ethical AI.

    💡 Key Takeaways

    • Hyper-Segmentation Strategy: Paragon menyusun strategi komunikasi untuk 16 brand berbeda dengan memetakan minat (passion point) spesifik dari konsumen.
    • Sinergi Manusia & AI: Penerapan pedoman Ethical AI menempatkan talenta manusia sebagai mastermindpengambil keputusan, sementara AI difungsikan sebagai eksekutor berskala besar.
    • Evolusi ke Generative Engine Optimization (GEO): Paragon mengadaptasi tren pencarian dengan merilis Wardah GPT dan memastikan informasi produk mereka ramah terhadap mesin AI (GEO).
    • Manajemen Influencer Skala Besar: Membangun Paragon Creator Hub yang mengelola lebih dari 150.000 afiliator untuk menciptakan relevansi nano/micro, sambil tetap memanfaatkan Mega KOL untuk awareness.

    ❓ Q&A Strategis

    Apa itu prinsip Ethical AI di Paragon Corp? Penggabungan strategis antara kecerdasan buatan dan kontrol manusia. Manusia bertindak sebagai konseptor, sedangkan AI difungsikan sebagai eksekutor agar pekerjaan operasional menjadi lebih terskala dan efisien tanpa kehilangan akurasi.

    Mengapa brand harus mulai beralih dari SEO ke GEO? Pergeseran perilaku konsumen adalah kunci utamanya. Audiens mulai beralih ke layanan konsultasi berbasis AI (seperti ChatGPT) untuk mencari produk. Marketer harus mengoptimalkan informasi produk (GEO) agar muncul dalam algoritma rekomendasi mesin generatif tersebut.

    ⏱️ Timestamps

    00:00 - Persaingan Ketat 7.500 Brand Kecantikan di Indonesia 02:08 - Siapa Tessi Fathia Adam & Perannya di Paragon04:24 - Transformasi Digital Era COVID & Customer Care via WhatsApp 08:55 - Strategi Hyper-Segmentation untuk 16 Brand 16:16 - Mencegah Kanibalisasi Produk Antar Brand Paragon 24:47 - Prinsip Ethical AI: Kombinasi Ekspertis Manusia & Skalabilitas AI 33:04 - Peran Mega KOL vs Kebutuhan Nano/Micro Influencer 36:42 - Ekosistem Afiliator Paragon Creator Hub 40:19 - Komunikasi & Orkestrasi Antar Brand Manager 51:44 - Evolusi Tren Pencarian: Beralih dari SEO ke GEO 55:48 - Budaya Kerja Organisasi: Iterasi, Agility, & Standar Hiring

    👥 Credits & Links

    • Guest: Tessi Fathia Adam
    • Hosts: Mercy Tahitoe, Stephanie Sicilia
    • Regulars: Adwi Yudiansyah, Sofyan Herbowo, Reza Amirul, Jonathan Tenggara

    Proxemics Podcast is produced by White Wood Pod.

    Our Agencies:

    • White Wood Digital
    • Praxis
    • Prajna
    • Explicar
    • Prognosa

    Tags: #PublicRelationsIndonesia #DigitalMarketingID #GenerativeEngineOptimization #StrategiBisnis #PodcastKomunikasi #BeautyIndustryID #MarketingStrategy #podcastpublicrelations #publicrelationspodcast

    Proxemics Podcast is produced by White Wood Pod.

    Show More Show Less
    1 hr and 8 mins
  • Kenapa Agensi Kreatif Harus Waspada Ambil Proyek Pemerintah? | 029
    Apr 9 2026

    Di episode kali ini, kita membongkar berbagai isu hangat dari kacamata Public Relations dan Public Affairs, mulai dari kacaunya komunikasi pemerintah soal BBM hingga ancaman AI yang menurunkan trafik media massa hingga 50%. Jangan lewatkan diskusi mendalam tentang bagaimana krisis ini mempengaruhi masa depan industri kreatif dan kebebasan pers di Indonesia!

    Subscribe dan like untuk mendapatkan insights strategi komunikasi.

    Poin-Poin Penting Episode Ini:
    Krisis Komunikasi Pemerintah: Kurangnya transparansi, konsistensi, dan kejelasan arahan dari pembuat kebijakan terkait spekulasi kenaikan harga BBM menciptakan informasi yang berseliweran dan kebingungan masif di masyarakat.

    Disrupsi AI & Ancaman Pers: Penggunaan AI yang melakukan crawling pada portal berita menyebabkan penurunan trafik kunjungan media secara drastis. Di sisi lain, intervensi pemilik modal yang mem-bypass ruang redaksi menjadi ancaman serius bagi independensi dan demokrasi pers.

    Kriminalisasi Pelaku Kreatif: Kasus pekerja video Amsal Sitepu menyoroti minimnya pemahaman aparat terhadap proses bisnis production dan post-production. Tagihan biaya editing yang dianggap kerugian negara berpotensi membuat agensi swasta takut bermitra dengan instansi pemerintah.
    Hegemoni Wacana Geopolitik: Perang modern adalah perang opini di mana aktor negara rela membayar influencer jutaan dolar untuk menjaga citra dan memutarbalikkan etika komunikasi publik.

    Tanya Jawab Seputar Episode Ini:
    Q: Apa penyebab utama penurunan trafik media siber saat ini?
    A: Penyebab utamanya adalah pergeseran konsumsi audiens menuju AI. Mesin pencari berbasis AI secara otomatis merangkum berita dari berbagai media langsung ke layar pengguna, membuat audiens tidak perlu mengeklik atau mengunjungi situs asli media tersebut.

    Q: Mengapa kasus Amsal Sitepu sangat mengkhawatirkan bagi pekerja agensi dan industri kreatif?
    A: Kasus ini membuktikan bahwa aparat hukum tidak memahami wajar-tidaknya struktur biaya industri kreatif. Penagihan tahapan post-production seperti editing dan dubbing justru dikategorikan sebagai praktik yang merugikan negara, yang pada akhirnya dapat menghancurkan ekosistem bisnis dan menakuti vendor yang ingin membantu pemerintah.

    Q: Bagaimana pakar PR memandang informasi yang beredar terkait konflik Timur Tengah?
    A: Pakar PR melihatnya sebagai bentuk dominasi dan hegemoni wacana. Negara-negara yang berkonflik menggunakan taktik PR, media massa, hingga budaya pop (film) secara sistematis untuk menutupi realitas kejahatan dan merekayasa opini publik dunia.

    Timestamps:
    00:00 - Highlight & Pengantar Episode
    01:17 - Isu Spekulasi BBM & Bias Kelas Menengah
    06:10 - Subsidi Salah Sasaran: Solar & Transisi LPG
    11:27 - Evaluasi Kritis Terhadap Komunikasi Publik Pemerintah
    19:15 - Bahaya AI: Trafik Media Anjlok 50%
    25:39 - Jurnalisme Kepiting & Ancaman Intervensi Pemilik Media
    29:26 - Kasus Amsal Sitepu: Aparat Gagal Pahami Industri Video
    34:11 - Alasan Utama Swasta Menghindari Proyek Pemerintah
    42:47 - Kacamata PR: Perang Media & Hegemoni Geopolitik
    55:36 - Manajemen Isu Industri Otomotif: Kasus Mobil Hybrid Terbakar

    Entitas & Tokoh yang Disebut:
    AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia), Amsal Sitepu, ChatGPT, Antonio Gramsci, Chery Tiggo, Wuling, BYD, Toyota, PBB.

    Hosts: Mercy Tahitoe & Stephanie Sicilia

    https://www.whitewood.digital
    https://www.praxis.co.id
    https://www.prajna.co.id
    https://www.explicar.co.id

    #PublicRelationsIndonesia #KomunikasiStrategis #PublicAffairs #IndustriKreatif #HegemoniMedia #PodcastIndonesia

    Proxemics Podcast is produced by White Wood Pod.

    Show More Show Less
    58 mins
adbl_web_anon_alc_button_suppression_t1
No reviews yet