Proxemics Podcast cover art

Proxemics Podcast

Proxemics Podcast

Written by: White Wood Pod
Listen for free

About this listen

Proxemics Podcast: Bedah Strategi Komunikasi, Public Relations & Isu Terkini.

Mengupas tuntas dunia Strategic Communication, Public Relations, dan Media Analysis. Kami membedah the art of influencing di balik berita viral, krisis korporasi, hingga dinamika politik dan bisnis di Indonesia. Bukan sekadar teori, setiap episode adalah studi kasus nyata tentang bagaimana pesan dirancang, reputasi dibangun, dan persepsi publik dikendalikan.

🔍 Topik Utama:
✅ Analisis Kasus Viral & Manajemen Krisis
✅ Strategi PR & Corporate Comm
✅ Psikologi Audiens & Media Trend
✅ Marketing, Branding & Reputation

🚀 Wajib dengar buat: Praktisi PR, Marketers, Entrepreneur, Mahasiswa, & siapa saja yang ingin paham "permainan" di balik layar media. Kami juga membahas leadership skills, personal branding, dan tips karier untuk profesional yang ingin upgrade kemampuan komunikasi.

Produced by White Wood Pod.

👇 Connect with us:
YouTube: @proxemicspodcast

Instagram: @proxemics.podcast

Business Inquiries: contact@proxemicspodcast.com

© 2026 Proxemics Podcast
Economics Leadership Management & Leadership Marketing Marketing & Sales Politics & Government
Episodes
  • Kenapa Agensi Kreatif Harus Waspada Ambil Proyek Pemerintah? | 029
    Apr 9 2026

    Di episode kali ini, kita membongkar berbagai isu hangat dari kacamata Public Relations dan Public Affairs, mulai dari kacaunya komunikasi pemerintah soal BBM hingga ancaman AI yang menurunkan trafik media massa hingga 50%. Jangan lewatkan diskusi mendalam tentang bagaimana krisis ini mempengaruhi masa depan industri kreatif dan kebebasan pers di Indonesia!

    Subscribe dan like untuk mendapatkan insights strategi komunikasi.

    Poin-Poin Penting Episode Ini:
    Krisis Komunikasi Pemerintah: Kurangnya transparansi, konsistensi, dan kejelasan arahan dari pembuat kebijakan terkait spekulasi kenaikan harga BBM menciptakan informasi yang berseliweran dan kebingungan masif di masyarakat.

    Disrupsi AI & Ancaman Pers: Penggunaan AI yang melakukan crawling pada portal berita menyebabkan penurunan trafik kunjungan media secara drastis. Di sisi lain, intervensi pemilik modal yang mem-bypass ruang redaksi menjadi ancaman serius bagi independensi dan demokrasi pers.

    Kriminalisasi Pelaku Kreatif: Kasus pekerja video Amsal Sitepu menyoroti minimnya pemahaman aparat terhadap proses bisnis production dan post-production. Tagihan biaya editing yang dianggap kerugian negara berpotensi membuat agensi swasta takut bermitra dengan instansi pemerintah.
    Hegemoni Wacana Geopolitik: Perang modern adalah perang opini di mana aktor negara rela membayar influencer jutaan dolar untuk menjaga citra dan memutarbalikkan etika komunikasi publik.

    Tanya Jawab Seputar Episode Ini:
    Q: Apa penyebab utama penurunan trafik media siber saat ini?
    A: Penyebab utamanya adalah pergeseran konsumsi audiens menuju AI. Mesin pencari berbasis AI secara otomatis merangkum berita dari berbagai media langsung ke layar pengguna, membuat audiens tidak perlu mengeklik atau mengunjungi situs asli media tersebut.

    Q: Mengapa kasus Amsal Sitepu sangat mengkhawatirkan bagi pekerja agensi dan industri kreatif?
    A: Kasus ini membuktikan bahwa aparat hukum tidak memahami wajar-tidaknya struktur biaya industri kreatif. Penagihan tahapan post-production seperti editing dan dubbing justru dikategorikan sebagai praktik yang merugikan negara, yang pada akhirnya dapat menghancurkan ekosistem bisnis dan menakuti vendor yang ingin membantu pemerintah.

    Q: Bagaimana pakar PR memandang informasi yang beredar terkait konflik Timur Tengah?
    A: Pakar PR melihatnya sebagai bentuk dominasi dan hegemoni wacana. Negara-negara yang berkonflik menggunakan taktik PR, media massa, hingga budaya pop (film) secara sistematis untuk menutupi realitas kejahatan dan merekayasa opini publik dunia.

    Timestamps:
    00:00 - Highlight & Pengantar Episode
    01:17 - Isu Spekulasi BBM & Bias Kelas Menengah
    06:10 - Subsidi Salah Sasaran: Solar & Transisi LPG
    11:27 - Evaluasi Kritis Terhadap Komunikasi Publik Pemerintah
    19:15 - Bahaya AI: Trafik Media Anjlok 50%
    25:39 - Jurnalisme Kepiting & Ancaman Intervensi Pemilik Media
    29:26 - Kasus Amsal Sitepu: Aparat Gagal Pahami Industri Video
    34:11 - Alasan Utama Swasta Menghindari Proyek Pemerintah
    42:47 - Kacamata PR: Perang Media & Hegemoni Geopolitik
    55:36 - Manajemen Isu Industri Otomotif: Kasus Mobil Hybrid Terbakar

    Entitas & Tokoh yang Disebut:
    AMSI (Asosiasi Media Siber Indonesia), Amsal Sitepu, ChatGPT, Antonio Gramsci, Chery Tiggo, Wuling, BYD, Toyota, PBB.

    Hosts: Mercy Tahitoe & Stephanie Sicilia

    https://www.whitewood.digital
    https://www.praxis.co.id
    https://www.prajna.co.id
    https://www.explicar.co.id

    #PublicRelationsIndonesia #KomunikasiStrategis #PublicAffairs #IndustriKreatif #HegemoniMedia #PodcastIndonesia

    Proxemics Podcast is produced by White Wood Pod.

    Show More Show Less
    58 mins
  • Misteri Impor 105.000 Mobil India: Ancaman Nyata Bagi Industri Otomotif RI? | 028
    Apr 9 2026

    Gejolak geopolitik Timur Tengah, kontroversi beasiswa LPDP, hingga heboh impor ratusan ribu mobil dari India—ada apa dengan pembuat kebijakan dan ruang publik kita belakangan ini? 🤔 Tonton obrolan tajam dan seru ini sampai habis! 👇

    Topik Utama yang Dibahas:
    Geopolitik & Krisis Ekonomi: Dampak konflik Timur Tengah terhadap melonjaknya harga minyak dunia dan nasib subsidi BBM di Indonesia, serta crisis management secara real-time saat tim media terjebak penutupan airspace.

    Kontroversi LPDP: Mengupas fenomena expectation gap antara penerima dana pajak publik dan ekspektasi masyarakat, serta bagaimana Algorithmic Gatekeeping Theory membentuk opini massal.

    Kebijakan Impor & Iklim FDI: Analisis polemik impor 105.000 unit kendaraan niaga (Tata & Mahindra) dari India, dan ancamannya terhadap produsen lokal serta ekosistem investasi (FDI).

    Social License to Operate: Bedah kasus menjamurnya lapangan Padel di area perumahan, benturan zonasi tata ruang, dan pentingnya externality cost bagi pelaku usaha.
    Peluncuran Prognosa: Perkenalan layanan riset terbaru dari Praxis yang berfokus pada business forecasting, policy impact studies, dan market behavior.

    Key PR Insights & Analysis:

    Q: Apa dampak langsung konflik Timur Tengah terhadap ekonomi Indonesia?
    A: Dampak terbesarnya ada pada fluktuasi harga minyak mentah dunia yang secara instan membebani anggaran subsidi BBM dan gas negara. Selain itu, ini juga menyangkut kewajiban evakuasi dan keamanan pekerja migran Indonesia (PMI) di kawasan tersebut.

    Q: Mengapa isu penerima beasiswa LPDP sangat memicu kemarahan publik?
    A: Terjadi expectation gap (kesenjangan ekspektasi). Publik merasa kucuran dana pajak seharusnya diiringi dengan tanggung jawab moral (return of service) yang kuat kepada negara, bukan glorifikasi terhadap perolehan kewarganegaraan asing.

    Q: Apa itu Algorithmic Gatekeeping Theory dalam ranah media sosial?
    A: Ini adalah teori di mana algoritma platform menentukan konten apa yang visible, menjadi tren, dan suaranya diamplifikasi. Algoritma ini seringkali mengarahkan opini publik secara masif dan mempercepat polarisasi komentar.

    Q: Mengapa izin resmi saja tidak cukup untuk bisnis seperti lapangan Padel di perumahan?
    A: Selain izin teknis (Technical License to Operate) seperti IMB dan zonasi, bisnis modern wajib memiliki Social License to Operate. Ini berarti harus ada penerimaan dari warga sekitar dan kompensasi atas externality cost (dampak kerugian seperti kebisingan dan kemacetan parkir).

    ⏳ Timestamps:
    00:00 Intro: Ketegangan Geopolitik & Efek Domino Harga Minyak
    11:00 Crisis Management: Tim Terjebak Penutupan Airspace MWC
    16:05 Fenomena Penerima LPDP, Expectation Gap & Agenda Setting
    34:10 Polemik Impor 105.000 Mobil dari India (Tata & Mahindra)
    41:50 Isu Lapangan Padel & Pentingnya Social License to Operate
    48:00 Etika Pejabat Publik & Pembelian Mobil Dinas Miliaran
    54:10 Peluncuran "Prognosa": Unit Riset Prediktif dari Praxis

    Brands & Entities Mentioned:
    Praxis, Proxemics Podcast, Explicar, Prognosa, LPDP, Tata Motors, Mahindra, MWC (Mobile World Congress), KPK, US-Indonesia Reciprocal Tariff.

    Connect with Us:
    Hosts: Mercy Tahitoe, Stephanie Sicilia

    Our Agencies:
    https://www.praxis.co.id
    https://www.prajna.co.id
    https://www.explicar.co.id
    https://www.whitewood.digital

    #PublicRelations #ProxemicsPodcast #Geopolitik #LPDP #KebijakanPublik #InvestasiIndonesia #Prognosa #PodcastIndonesia

    Proxemics Podcast is produced by White Wood Pod.

    Show More Show Less
    56 mins
  • Mengapa Otomotif Bukan Cuma Soal Penjualan? | Peran Customer Life Cycle & PR | 027
    Mar 13 2026

    Industri Otomotif Kini Persis Industri Smartphone 15 Tahun Lalu

    Industri otomotif saat ini sedang mengalami disrupsi besar-besaran, persis seperti industri smartphone 15 tahun lalu dengan masuknya berbagai brand China yang menawarkan harga agresif dan siklus pembaruan model yang sangat cepat. Kondisi ini memicu perang harga dan mengubah ekspektasi konsumen terhadap standar fitur, membuat loyalitas pelanggan dan strategi retensi menjadi arena pertarungan yang sesungguhnya bagi para pelaku industri.

    In this episode of Proxemics Podcast...

    Kita akan membedah strategi bertahan dan taktik pemasaran di tengah pasar otomotif yang sangat dinamis bersama Fahri Basalamah. Kamu akan mempelajari pentingnya konsistensi pesan dalam media mix yang solid, perbedaan fundamental antara pola pikir Public Relations (PR) dan Marketing, serta bagaimana merawat perjalanan konsumen (Customer Life Cycle) dari fase sebelum pembelian hingga tahapan kepemilikan jangka panjang.

    Key PR Insights & Analysis

    • Q: Mengapa strategi marketing otomotif tidak bisa hanya mengandalkan digital ads secara tunggal?
    • A: Karena proses pembelian konsumen sangat panjang dan berlapis; mereka bisa berpindah-pindah antar dealer sebelum memutuskan, sehingga menuntut bauran media (media mix) yang terintegrasi antara aset digital, luar ruang (OOH), dan TV untuk menangkap audiens di setiap titik sentuh.
    • Q: Bagaimana perbedaan perspektif antara tim PR dan Marketing dalam sebuah organisasi brand?
    • A: Tim PR berfokus sebagai penjaga citra merek (brand guardian) yang mengatur alur pesan dan mitigasi krisis, sedangkan tim marketing memiliki kecenderungan untuk mendorong batasan guna mengejar viralitas dan instanitas volume penjualan.
    • Q: Mengapa peran PR dalam ranah thought leadership sangat esensial di era gempuran Electric Vehicle (EV)?
    • A: Tingginya minat adopsi EV belum sepenuhnya dibarengi dengan pemahaman produk; PR dibutuhkan untuk memberikan edukasi publik tentang fakta-fakta vital seperti karakteristik akselerasi, prosedur darurat kecelakaan, hingga cara memadamkan api pada baterai, demi membentuk konsumen yang cerdas.

    Timestamps:

    0:00 - Intro & Analogi Otomotif vs Smartphone

    5:18 - Fenomena Perang Harga & Ketahanan Raksasa Otomotif

    15:32 - Strategi Konsistensi Pesan & Pentingnya Media Mix

    33:49 - Dinamika Internal: PR sebagai Brand Guardian vs Marketing

    42:27 - Pameran Otomotif: Ajang Jualan atau Entertainment?

    51:18 - Urgensi Thought Leadership & Edukasi Keamanan EV

    1:01:05 - Membedah Praktik Customer Life Cycle & CRM

    Brands/People Mentioned:

    Fahri Basalamah, Reza Amirul, Hyundai (Santa Fe, Creta, Ioniq 5 N, Palisade), BYD, Chery, Toyota (Alphard), Ford (Raptor F150), Xiaomi, IIMS & GIIAS.

    Host: Mercy Tahitoe & Stephanie Sicilia

    Our Agencies:

    www.praxis.co.id

    www.prajna.co.id

    www.explicar.co.id

    www.whitewood.digital

    #PublicRelations #ProxemicsPodcast #MarketingIndonesia #IndustriOtomotif #CustomerLifeCycle #otomotifindonesia #marketingindonesia #publicrelationspodcast

    Proxemics Podcast is produced by White Wood Pod.

    Show More Show Less
    1 hr and 5 mins
No reviews yet